Seminar Revolusi Mental Guru dan Kepala Sekolah Jakarta Barat

Posted by Revolusi Mental on Saturday, 3 October 2015 | 23:39:00

Hari ini, Sabtu tanggal 3 Oktober 2015, Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Motivasi Revolusi Mental untuk guru dan Kepala Sekolah se-Jakarta Barat. Kegiatan tersebut hanya dihadiri oleh 40 orang guru dan Kepala Sekolah mengingat keterbatasan tempat yang kami miliki. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Sekretariat Gerakan Nasional Revolusi Mental di Jl. Taman Palem Lestari Blok B1 No. 8C, Cengkareng - Jakarta Barat. 
Acara tersebut adalah untuk berbagi ilmu dengan para guru dan Kepala Sekolah yang setiap hari berhadapan dengan siswa-siswinya yang mempunyai berbagai permasalahan pribadi yang dapat mengganggu konsentrasi belajarnya dan juga mempengaruhi perilakukanya baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Tugas yang sangat berat harus diemban oleh para guru untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang akan mewarisi bangsa ini. 
Sebagaimana pesan Presiden Jokowi "Percuma Membangun Fisik Tanpa Membangun Pola Pikir Masyarakat". Revolusi Mindset sangat pentung untuk membangun kembali Kejayaan Nusantara, dan membangun Mindset tidaklah semudah membalik telapak tangan. Perlu penjuangan yang berat dan harus dimulai dari para remaja yang sudah banyak terpengaruh oleh efek negatif dari perkembangan dunia informasi. 
Selama 350 tahun negeri kita dijajah oleh VOC dimana C nya adalah Compagnie atau Orang Tua kita menyebutnya Kompeni dan bahasa Inggrisnya adalah Company yang artinya adalah Perusahaan. Dan penjajahan tersebut masih berlangsung hingga kini. Seluruh kekayaan alam dan tambang yang ada di Indonesia dikuasai oleh Company Asing. Bahkan di kamar mandi dan dapur kita pun dikuasai produk-produk asing seperti Unilever, P&G, Lion Corporation, Heinz ABC, Danone, dll. Mana yang Indonesia?
Pada kesempatan tersebut diputar pula rekaman Pidato Obama setelah mengunjungi Indonesia dan menghasilkan kerjasama bisnis dengan Indonesia yang dapat menghidupi rakyat di 40 negara bagian. 
Itulah yang disebut penjajahan gaya baru yang sudah di wanti-wanti oleh Sang Proklamator untuk waspada terhadap Neo Kolonialisme. Sekarang sudah terbukti.
Virus Anti Neo Kolonialisme ini harus segera disebarkan kepada para pemuda dan pelajar agar mampu mandiri dan berdikari untuk menciptakan company-company baru agar dapat melawan Multi National Company.







FOLLOW and JOIN to Get Update!

Social Media Widget SM Widgets




Demo Blog NJW V2 Updated at: 23:39:00

1 komentar:

  1. Kapan ke daerah lainya,,?
    Khususnya riau, pelalawan

    ReplyDelete

JOKOWI PEMIMPIN RAKYAT